Tampilkan postingan dengan label me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label me. Tampilkan semua postingan

Me and Marriage 1


The Holy Prophet Muhammad (peace and blessings be upon him) said:
"A Muslim man can acquire no benefit after Islam greater than a Muslim wife who makes him happy when he looks at her, obeys him when he commands her, and protects him when he is away from her in herself and in his property."( Quotes on marriage from Nasa'i)

Some people think I’m too young to think about marriage. Well the fact that I’m the only girl in my whole family yang belum nikah sama sekali says No. Setelah itu semakin banyak aja temen-temen aku yang seumuran pada nikah.
Well aku udah sering banget ngeliat prosesi nikah dari persiapan, ijab kabul sampai selesai. It was so beautiful ! ga ada prosesi yang lebih indah dari prosesi pernikahan, mungkin karena ada banyak malaikat yang medoakan pasangan yang melangsungkan pernikahan.

How about me?

Aku sebenernya salah satu orang yang menganut pemikiran anti nikah muda. Bukan apa-apa sih, I love to be different than anyone else especially in my family. Berhubung semua cewek di keluarga aku udah pada nikah kecuali yang masih pada bocah-bocah, aku jadi bosen aja ngeliatnya :P moso aku harus ikut-ikutan mereka juga, nikah terus rempong hamil rempong melahirkan rempong ngurus rumah ngurus keperluan anak ngasuh anak teriak-teriak ngomelin anak. Okay ntar-ntar dulu deh aku mau nikmatin dulu jadi tante sekaligus belajar biar ga bloon2 amat jadi istri orang.
Selain itu banyak yang pengen aku accomplish, I’m a dreamer dan aku suka gregetn kalo itu belum kesampaian, because I believe in my dream, some of them really are come true aku punya banyak impian and marriage wasn’t on my list so far.

Trus hal yang paling penting, nikah buat aku bukan cuma ketemu orang yg tepat for you to spent the most of your life with him. Buat aku nikah adalah ibadah, sama kaya naik haji nikah juga kudu punya persiapan, butuh niat butuh duit butuh perlengkapan butuh ilmu butuh tau mau ngapain aja n harus gimana aja. I want a perfect marriage sebagaimana aku mau ibadah sholat dll nya aku sempurna.
Kayanya hampir semua orang tau klo aku belum mau nikah, well aku gak mau sesumbar sih siapa tau malah aku yang paling duluan nikah daripada mereka hahahhaa, Yang pasti klo udah sampai jodohnya ya nikah klo ga ada ya ga nikah juga ga masalah, I’m not afraid of being single, apa coba yg perlu ditakutin atau dimaluin, Mamah aja nih survive hidup as a single mom and I want to be successful women too someday even if I have to be alone forever.

So, if someday I will marry the cutest, kindest, the most handsome man in the world – there are a bunch of things I wanna do :

When is My Turn ?

“Whenever you have a goal, whether you want to be a doctor or a singer, people will find a way to bring you down. I always tell people that if you have something you’re really passionate about, don’t let anyone tell you that you can’t do it. - Selena Gomez”

Akhir- akhir ini semangat aku naik turun. Setiap hari aku ngeliat semua orang berhasil bangun dari tidur dan mewujudkan mimpinya. Kadang aku berfikir this is one of my passion and I want to do something about it. Tapi kadang aku juga berfikir apa ini memang bukan dunia aku. Terkadang pengen banget buat lepas dari semua keinginan mewujudkan mimpi-mimpi itu. Kadang juga semangat mati-matian bikin aku gak akan pernah mau nyerah gitu aja. Banyak orang bilang untuk never give up for your dreams atau you deserve to fight for your dreams. Banyak juga orang yang membuktikan bahwa mimpi dan kerja keras mereka berbuah hasil yang memuaskan. Dari orang yang biasa sampai jadi orang luar biasa. I really want to be extraordinary. Some people think I did, but it’s never enough for me. Bukan karena aku gak puas dengan semua yang aku mau, tapi aku belum bisa bermanfaat bagi orang banyak.

Tapi apa yang kalian lakuin kalau orang yang mengunderestimated your dreams itu orang yang paling kamu pengen bahagiain di hidup kamu??

Yeah it was my mother. The one who bring me down to the bottom of the earth. She doesn’t want me to be a singer. She doesn’t want me to travel around the world. She just want me to stay home and just be an ordinary people.

Setiap orang tua pasti pengen yang terbaik untuk anaknya. I knew it. Tapi untuk tidak mendukung semua hal-hal baik yang aku impikan??? I can’t take that. Untuk yang kesekian kalinya rasanya aku pengen untuk tiba-tiba hilang ingatan dan gak punya impian apa-apa.

Aku percaya Allah swt. Maha Mendengar, Maha Kuasa. Aku tau gak susah buat Allah swt mewujudkan semua impian aku hari ini juga. Aku juga percaya Allah swt tau apa yang terjadi di kehidupan aku.
Di setiap doa aku minta Allah swt. ngasih yang terbaik untuk impian-impian aku selama ini. Kalau semua orang bisa ngewujudin semuanya kenapa aku gak?

Dulu Allah swt. sering banget mengabulkan semua impian aku. Sampai aku bisa ke Amerika itu juga berawal dari sebuah mimpi. Aku percaya Allah swt. masih dengerin semua permintaan aku.

Sekarang aku berusaha dan berdoa semoga semua harapan dan usaha aku gak sia-sia. Karena gak ada yg sia-sia dari semua hal baik yang kita kerjakan. Niat baik aja sudah termasuk kebaikan gimana dengan niat baik yang di laksanakan.


Semoga giliran aku untuk ngewujudin mimpi-mimpi ini secepatnya bisa datang. Aku berharap banget. Semoga semangat ini gak pernah pudar no matter how hard to keep this spirit on fire. Nothing is impossible and I really do believe that. Wish me a lot of good luck :)

Mr. English makes me perfect. . .


Weleh-weleh Mr. English yang dimaksudkan disini itu bukan si bule ganteng yang datang jauh2 dari negeri seberang, yang ngomongnya aja pake british accent. Bukan bule yang ada di acara bule gila di layar kaca Indonesia. Bukan juga bule yang kerjanya saingan sama ikan asin di pantai kuta.

Mr. English disini gak lain dan gak bukan adalah oknum-oknum atau para tersangka....( membiarkan pembaca menebak sejenak)...... ehhhhh bukan tersangka yang ada di Insert Investigasi eh salah ding di Buser Investigasi, tapi yang aku maksud disini adalah orang2 yang berada di balik layar, siap dengan piagam penghargaan atas tercapainya keberhasilan aku menaklukan bahasa yang kata orang2 bahasa Internasional itu.

Zaman dulu bahasa Inggris itu belum di ajarkan sebelum aku menginjakkan kaki di kelas 5 SD. Padahal sekarang liat aja jangankan anak SD kelas satu, playgroup aja sudah ada yang belajar bahasa Inggris, sampai2 aku sempat iri melihat adek sepupu aku yang baru naik kelas 2 SD sudah bisa main sambel eh scrable, sementara waktu aku seumuran dia, bukannya nyusun kata2 diatas papan malah ngehilangin alphabet2nya xD.

Well, aku masih yakin dengan penuh kesadaran bahwa guru bahasa Inggris pertama aku namanya Mr. Suriansyah,S...(isi sendiri aja lah pak). Kalau di ingat2 (sapa tau aja sudah berubah) guru bahasa inggris aku waktu kelas 5 SD ini gak jauh2 beda dengan gayanya MJ (bukan Mbah Jamu tapi Michael Jackson). Postur tubuh beliau boleh aja kurus kecil tapi kalau jalan badannya tegap, tangannya tuh ya selalu di belakang pinggang (persis posisi seluruh peserta upacara hari Senin kalau komandannya bilang “istirahat ditempaaaaatttttt graaaaaakkk!!!!”), senyumnya lebar, kalau ngomong bahasa Inggris persis Obama dan mampu membuat mulut mungil yang kadang bau bakso milik murid2nya itu gak bisa mingkem setengah jam. Gak lupa juga kalau beliau selalu bilang “tuh anak2 kelas 6 ada yang sudah bisa ngomong bahasa Inggris, masa kalian kalah” (plis deh pak kelas 6 gitu loh).

Mr. Suriansyah ini sering bikin game di kelas. Dari yang ngelanjutkan alfabet belakang kata dengan kata baru sampai game bisik2an siswa belakang sampai depan, dari yang hukumannya di suruh nyanyi sambil joget sampai dapat hadiah kamus Oxford yg isinya English to English (WTH!). Yah setidaknya beliau sudah berjasa membuat aku semangat belajar bahasa Internasional itu.

Yang kedua ini cerita zaman SMP. Kata orang SMP itu masa2 mencari jati diri, roknya aja udah ganti jadi biru, pakai acara kos”MOS“ pula ( bagi aku yag lugu ini aku pikir itu ultraman kosmos yg lagi hot2nya di Indosiar). Makhluk2 di dalam kelas pun udah beragam, sebagian teman2 SD aku sendiri, sebagian banyak lagi gak tau anaknya siapa. Memang sih di kelas 1 SMP aku udah di ajarin bahasa Inggris oleh 2 guru, 1 guru yang lain khusus pelajaran conversation. Tapi bukan para guru itu yang bener2 bisa buat aku seriusan belajar bahasa Inggris.

Ini berawal dari semester 2. Aku gak tau bagaimana mendeskripsikan perasaan aku, cinta monyet atau monyet2an xP. Yang pasti aku jatuh hati pada pandangan kesekian (LOL) tapi boleh jadi ini yang pertama kalinya perasaan aku ditanggepin sama seorang makhluk bumi disebut “cowok”. Namanya juga first love, aku bela2in deh ngapain aja buat selalu ada di dekat dia. Nah kebetulan si “ganteng” ini pinter banget bahasa Inggris. Dikit2 kalau smsan ngomongnya bahasa Inggris, pokoknya jago bener dah. Alhasil aku cari tau dimana dia les bahasa Inggris. Gak taunya pas aku lagi iseng2 jalan ke Mall aku ketemu dia lagi nongkrong2 di depan tempat les bahasa Inggris, bak gajah jatuh dari pohonnya (kasian T.T) aku langsung aja tanya2 sama mba penjaga tempat les yang lagi asoy geboy di kursi depan meja kerjanya.

“mba mba si “ganteng” les disini ya mba?”

mbanya bilang iya, terus aku tanya lagi

“mba mba level dia apa?”

mbanya bilang “ohh dia udah jauh banget dek”

trus aku tanya lagi “kalau saya daftar boleh masuk kelas itu gak mba?”

kata mbanya lagi kalau aku mau les disana ntar di test dulu masuk level apa dan kalau emang memenuhi sih bisa aja masuk levelnya dia.

Bukan aku namanya kalau gak berjuang sampai titik darah penghabisan. Dengan muka sok2 melas dan dengan visi misi yang cemerlang aku sampaikan proposal permohonan les aku sama mama dengan syarat wajib “pokoknya waktu daftar mama harus bilang kalau aku cuma mau masuk di level itu!(sebut saja level SUPER EXPERT) ok!!”. Dan akhirnya berhasillah diriku masuk ke level SUPER EXPERT itu TANPA TEST apapun. Benar2 gigih semangatmu nak!.

Hari pertama les super deg2an, secara si “ganteng” gak tau aku bakal les dan masuk di kelas yang sama. Pilih baju paling bagus, pilih sepatu paling bagus, pilih buku paling bagus dan siapin mental paling mantep. Sampai di tempat les aku sengaja telat biar gak ketahuan si “ganteng” dan TARAAAA!!!!! berhasil! Dia kaget luar biasa. Jadilah di kelas itu kerjaan kita pandang2an ( tujuan aku bukan belajar bahasa Inggris tapi memaksimalkan frekuensi kita untuk ketemuan :P) yeaa I was such a freak!.

Karena emang dasarnya aku gak tau apa2 soal bahasa Inggris si miss tanya2 aku pake bahasa Inggris, lhaa ya akunya ngangguk2 aja jawab Yes No YES NO. Hampir seisi kelas tertawa ( untung aja isi kelasnya anak2 satu sekolahan aku yang rata2 memang aku kenal).

Nah si Miss tanya lagi nih dalam bahasa Inggris

“ Fitra, suara kamu serak2 gitu kamu sakit?”

gara2 sedetik sebelumnya pertanyaannya kamu sekolah dimana? jadilah aku jawab

“ SMP 1 miss”

kontak seisi kelas ketawa gak jelas.

Lalulah si “ganteng” bak pangeran penyelamat menjawab pertanya2an dari Miss nya untuk aku, bayangin UNTUK AKU!! gimana gak bahagia coba HAHAHAHA!! Semenjak saat itu aku jadi semangat belajar bahasa Inggris. Gak tanggung2 sampai kemanapun, dimanapun dan kapanpun aku selalu bawa kamus bahasa Inggris yang mampu nimpuk 3 kepala anjing tetangga dengan suksesnya. Jadilah si “ganteng” yang notabene bukan guru bahasa Inggris tapi “cinta pada pandangan kesekian tapi yang pertama yg merespon cintaku” yang berjasa membuat aku bisa bener2 ngomong dan ngerti bahasa Inggris. Kalau gak ada dia mungkin aku gak bisa sesukses ini. Benar2 “love has a huge influence in the world!”. Thanks “ganteng” xP dan thanks juga Mr. MJ. LOL!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...