2017 will be like...

HOAAAAH
Alhamdulillah bisa juga ketemu 2017. Ga special ga boleh special ga boleh nge specialin tahun baru hihihi, cuma ya anggep aja perhitungan kalender mulai dr tgl segini ya mau gimana kan....


Well review untuk tahun 2016....

Secara perjalanan karir 2016 adalah tahun terburuk dimana diawali dengan berhentinya aku untuk trus menggali skill sebagai pekerja profesional dengan jabatan yang cukup oke cuma karena alasan gak fair dari pemilik bisnis, yang akhirnya sepanjang tahun terus aku jadi pengangguran sambil ngerjain sambilan yang cukup untuk survive.

Surprisingly ternyata aku survive. Setelah terancam dengan nyaris habisnya tabungan untuk hidup, ada aja gitu yang bisa dikerjain dan dibayar. Sempat dapat kelas ngajar bahasa inggris malem walaupun tempatnya nan jauh dimata, sempat juga ngehandle socmed orang walaupun sampai detik ini ga dibayar (janjinya mau dibayar sik), dipercaya ngehandle bisnis yang cukup menjanjikan walaupun pada akhir tahun end up mengenaskan. Intinya untuk tahun ini karir masih up and down, masih belum mencapai stabil dan masih meresahkan. Di awal tahun ini bahkan kosong sama sekali gak ada job yang bisa dikerjain sambil terus apply sana sini. Sedih sih tapi ya dijalanin aja. Buktinya 2016 aku masih bisa survive aja kan dengan tanggung jawab sebesar ini.

Ngomong-ngomong soal tanggung jawab. TGA udah besar banget sekarang. Sumpah gak bohong. Dia udah bukan bayi lagi. Kerjanya kalau gak main ya ngerusuh. Dari ngomelin emaknya, bikin marah habbanya, ngerjain orang-orang rumah, dilarang gak denger dsb. Tapi kalau ngomong aduuuh suaranya lucu minta ampun, bayi tapi cerewet. Alhamdulillahnya ya tahun ini tahun pertama dia bisa menang juara 1 lomba hadits. Kemajuannya di intelektual dan agama meroket tinggi. Di akhir tahun dia sudah bisa sholat sendiri, sadar denger adzan itu langsung sholat walaupun pas malah disuruh gak mau ngerjain (emaknya banget kalau disuruh malah tambah jadi malas gerak). Sholatnya udah dengan bacaan lengkap sempurna, hapalan hadits dan Al Quran nya juga cepet dibantu dengan  pengawasan habba tentunya, baca qiraatinnya juga udah jauh, baca abaca nya malah sekarang lancar jaya sedikit sering lupa tapi udah bisa baca beneran, bisa naik sepeda gede sekarang walaupun pakai roda bantuan, jadi tukang cerita walaupun gak pernah nyambung dan disorientasi waktu banget. Tahun ini banyak menghabiskan kemana-mana bareng sih tapi semenjak nge handle bisnis di akhir-akhir tahun malah TGA kaya kurang diperhatiin, ketemu aja jarang. Sekarang nge plan tahun 2017 harus lebih perhatian lagi deh.

Hubungan sama mamah juga lumayan buruk tahun ini. Kebanyakan berantemnya, udah terlalu lama hidup bareng hihihi. Namanya kita kalau jauh doang bisa romantis. Sedih sih karena kondisi finansial tahun ini gak bisa ngasih kado apa-apa, padahal hp nya lagi rusak parah tuh. Terus karena mamah sibuk pagi ngajar terus sore ngajar lagi tiap hari terus harus menghandle TGA juga, mungkin capek jadi kondisi emosionalnya gak stabil sering ngajak berantem deh. Aku nya juga yang terlalu banyak menghandle banyak hal pulang-pulang juga ga punya stok kesabaran. Tapi di tahun ini kajian jadi kenceng lagi. Nganggur gak selamanya buruk sih ya ada aja gitu hikmahnya di sisi yang lain.

Yang terbaik dari tahun 2016 adalah partisipasi aku dalam sebuah komunitas relawan sosial.  Pertama kalinya ikut komunitas di Samarinda. Dari awal tahun aku menyibukkan diri di Kelas Inspirasi sampai Samarinda Menyala bahkan berteman sama anak-anak komunitas lain yang semangatnya serupa. Jadi relawan pendidikan, ngasih sesuatu ke anak-anak SD marginal, menggalakkan gerakan membaca dimanapun aku bisa. Hasilnya, selain bisa menjadi sosok yang lebih bermanfaat dibanding tahun-tahun sebelumnya tahun ini juga aku punya keluarga baru sahabat baru yang jauh lebih positif. Aku jadi kenal banyak orang yang juga aktif berkontribusi positif. Banyak dari mereka yang akhirnya menginspirasi aku untuk terus bergerak maju. Akhirnya muncullah keputusan untuk sekolah lagi ambil S2 di Pendidikan Agama Islam. Simple sih cuma pengen belajar agama lebih terjadwal aja. Sedih yang bayar masih mamah terus ternyata mata kulaihnya gak semuanya sesuai harapan, tapi lumayan menambah ilmu sih. Banyak orang-orang tua yang masih semangat belajar padahal harus berpacu dengan waktu dan kesibukan mereka masing-masing. Sempat ragu mau nerusin sampai akhir atau engga, tapi kayaknya aku akan terus menyelesaikan S2 ini sampai akhir deh. Doain aja.

Anyway aku habis baca blog si dia...
Gila ya anak itu bersinar terang banget. Tahun 2016 jadi tahun kerja keras dia dan aku prediksikan namanya akan semakin menggaung di tahun 2017. Ada banyak pencapaian bahkan lebih dari tahun kemarin. Dia dikelilingi orang-orang hebat, aku mah apa atuh ya semakin mengejar ketinggalan semakin rasanya jauh ke belakang dan semakin terasa tidak terjangkaunya dia. Dunia kita sudah sangat-sangat jauh berbeda ya dut. Anehnya tiap malam aku masih sering mimpiin kamu, walaupun kadang ga pernah sama sekali mikirin kamu. Well, bahagia rasanya ngeliat kamu sukses liat kamu bahagia walaupun aku suka skip kalau ada perempuan itu in frame hahaha. Sukses kalian semua sekeluarga, kerja keras kalian paid off lah ya.

Tahun ini tuh ya kalau istilah rapot itu ya biasa aja gak ranking satu tapi gak juga bobrok-bobrok amat ya biasa lah di titik aman aja. Masih banyak kesalahan-kesalahan yang harus banget segera di selesaikan, banyak disayangin orang tapi ada aja yang benci, banyak yang dipelajari dari senggolan-senggolan kecil bareng orang lain. Yang pasti tahun depan plis banget udah bisa dapet kerjaan tetap yaaa, walaupun bingung harus usaha gimana lagi.

Akhir tahun ini ditutup dengan lumayan manis walaupun harus mengorbankan diri sedikit. Ketemu orang yang aku kira bisa lah sedikit memberikan warna dalam hidup, masuk di dalam hidupnya dia, sedikit bisa disebut-sebut eh ternyata berhenti di tengah jalan ntah kenapa, ntah karena kita berdua sibuk atau gimana ya ga ngerti. Jodoh mah siapa yang tau ya. Tahun ini juga tahunnya semua orang nodong aku untuk cepet dapet jodoh setiap detik setiap kesempatan selalu aja. Lau pikir cari jodoh kaya cari gorengan?

Tapi muncul seseprang yang tidak terduga, tidak terprediksi, mungkin juga karena pengaruh aku sudah depresi dan butuh kasih sayang juga kali ya hahaha. Yaaa bisa sedikit dipastikan sih bukan untuk masa depan tapi lumayan untuk membahagiakan selagi waktu terus berjalan. Hai my happiness box, terima kasih sudah menjadi penutup tahun yang menyenangkan benar-benar menyenangkan. Rasanya aku gak pernah semanis itu ke seseorang sebelumnya. Terima kasih sudah menjadi pendengar yang kurang baik hahaha abisannya kamu lebih suka cerita daripada dengerin ceritaku. Lumayan juga aku belajar jadi pendengar yang baik sekarang dan cerita-ceritamu sungguh drama banget, gak nyangka ternyata yang begitu ada di dunia nyata ya. Terima kasih sudah melakukan hal-hal seru bareng, terima kasih sudah mengisi perutku, terima kasih atas weekend yang selalu menyenangkan ditengah kesibukan yang gila-gilaan. Terima kasih sudah cerita banyak tentang kegiatan keren nya kamu. Terima kasih sudah ada disaat air mataku harus merembes deras. Terima kasih sudah berbagi movie dan buku untuk dibahas bareng. Terima kasih atas liburan yang menyenangkan. Terima kasih sudah ada disini bareng aku. Semoga aku juga bisa mengobati luka-luka yang kamu rasain dulu dan bisa menguatkan kamu untuk semua yang akan terjadi di depan. Semoga pada saatnya nanti kita tidak saling melupakan dan membenci, selalu ingat dengan square dan box nya masing-masing. Aku pengen banget ngeliat kamu bener-bener bahagia di masa depan nanti.

Ahh....
Hidup itu selucu ini ternyata. Aku masih berharap di akhirnya nanti aku masih punya kesempatan untuk berbenah diri. Akhirat penting juga untuk dipersiapkan. Dunia sudah semakin mencekam by the way. Perang sudah dimana-mana, Suriah semakin parah, Presiden Amerika nya Donald Trump, Indonesia juga ya sudahlah. Dengan keadaan diri seperti ini semoga akhirku nanti masih baik ya ntahlah mau jadi apa sih jalan hidupku ini.

Tahun 2017 aku cuma berharap aqidah masih disana, masih berjalan dijalannya sama aku. Kejutan apa lagi di tahun depan aku masih belum tau. Semoga tahun depan kepala bisa jauh lebih stabil daripada tahun lalu. Semoga juga udah punya sesuatu yang bisa dibanggakan, kerjaan yang tetap. Rezeki sudah ada jalannya masing-masing kan?


I Hate U I Love U

Feeling used
But I'm
Still missing you
And I can't
See the end of this
Just wanna feel your kiss
Against my lips
And now all this time
Is passing by
But I still can't seem to tell you why
It hurts me every time I see you
Realize how much I need you

I hate you, I love you,
I hate that I love you
Don't want to but I can't put nobody else above you
I hate you, I love you,
I hate that I want you
You want her, you need her
And I'll never be her

I miss you when I can't sleep
Or right after coffee
Or right when I can't eat
I miss you in my front seat
Still got sand in my sweaters
From nights we don't remember
Do you miss me like I miss you?
Fucked around and got attached to you
Friends can break your heart too,
And I'm always tired but never of you
If I pulled a you on you, you wouldn't like that shit
I put this reel out, but you wouldn't bite that shit
I type a text but then I never mind that shit
I got these feelings but you never mind that shit
Oh oh, keep it on the low
You're still in love with me but your friends don't know
If you wanted me you would just say so
And if I were you, I would never let me go

I hate you, I love you,
I hate that I love you
Don't want to but I can't put nobody else above you
I hate you, I love you,
I hate that I want you
You want her, you need her
And I'll never be her

I don't mean no harm
I just miss you on my arm
Wedding bells were just alarms
Caution tape around my heart
You ever wonder what we could have been?
You said you wouldn't and you fucking did
Lie to me, lie with me, get your fucking fix
Now all my drinks and all my feelings are all fucking mixed
Always missing people that I shouldn't be missing
Sometimes you gotta burn some bridges just to create some distance
I know that I control my thoughts and I should stop reminiscing
But I learned from my dad that it's good to have feelings
When love and trust are gone
I guess this is moving on
Everyone I do right does me wrong
So every lonely night I sing this song

I hate you, I love you,
I hate that I love you
Don't want to but I can't put nobody else above you
I hate you, I love you,
I hate that I want you
You want her, you need her
And I'll never be her

All alone I watch you watch her
Like she's the only girl you've ever seen
You don't care you never did
You don't give a damn about me
Yeah all alone I watch you watch her
She is the only thing you ever see
How is it you never notice
That you are slowly killing me


I hate you, I love you,
I hate that I love you
Don't want to but I can't put nobody else above you
I hate you, I love you
I hate that I want you
You want her, you need her
And I'll never be her

Mah.. biarkanlah aku

Waktu hampir larut malam,
Aku baru bisa sampai dirumah
Ntah kenapa mamaku belum tidur dan masih ada diluar kamar
Dalam keadaan lelah aku masih menyempatkan diri duduk disana, bersamanya

Satu pertanyaan keluar dari mulutnya

"Kapan spp sekolah dibayar? gak enak udah nunggak berapa bulan"
"Ndaa, Kamu bisa gak mikirin gimana caranya supaya kamu dapat kerjaan tetap? pemasukan tetap"
"Supaya kamu punya keamanan di masa depan"

Kebayang gak?
Pertanyaan seperti itu masih muncul ditengah malam
Dimana aku baru pulang

Aku.... udah mengorbankan 24 jam dari 7 hariku di luar rumah
Semua dikerjain
Dari yang menghasilkan duit sampai yang enggak sama sekali
Dari yang cuma bikin orang bahagia sampai nyelesaikan masalah orang yang lebih tua
Dari mengatur omset sampai sekedar membagi ilmu

Semua waktu dikorbankan
Sampai harus mengatur jadwal ketat supaya tau free diri sendiri
Menyelipkan kesempatan supaya bisa ada dirumah
Dinyinyirin anak kenapa pergi lagi
Menyempatkan mendidik anak langsung
Ngajarin dia agama, ngasih hak dia bahkan cuma untuk nyempetin diri bisa ketawa bareng dia

Di satu sisi aku harus memenuhi kebutuhan fisikku
Harus makan harus tidur
Aku harus menyelesaikan studi S2 ku yang notabene masih dibayarkan orangtuaku sendiri
Menyelesaikan semua tugas-tugasnya
Mencoba dengan serius mencuri semua ilmu yang bisa aku dapatkan
Disaat oranglain sibuk main hp dan tidak mendengarkan


Mau tau jawabanku atas pertanyaan-pertanyaan Mamah apa?

Aku cuma bisa jawab
"Mah biarlah Allah yang mengamankan rezekiku. Burung tidak perlu jadi pns tapi dia tetap bisa mendapatkan makan dan minum."

Sudah sampai disitu.
Cuma itu yang sanggup aku jawab
dan cuma itu yang bisa aku jawab

Aku memang tidak aman
Aku memang Orangtua tunggal
Jadi Ibu jadi Ayah
Itupun aku masih merasa jadi orangtua paling buruk seantero jagad raya
Karena apa? Karena aku tidak dirumah 24 jam menjalankan semua hak anak dan tanggung jawab orangtua
Ada kalanya mamaku menyalahkan aku atas semua capek nya dia seharian
Menuntut ini itu yang menambah yakin, aku bukan hanya orangtua yang buruk tapi anak yang buruk bagi orangtua


Dulu .... dulu sekali
Pertanyaan seperti ini sering kali muncul
Dulu... dulu sekali
Mendengar pertanyaan seperti ini membuatku pengen berlari
Pengen mati
Atau sekedar berteriak, meraung mempertanyakan Allah apa lagi yang harus aku kerjaan
Atau sekedar berharap ada keajaiban yang bisa membuat mamaku paham
Atau berbagai cara lain yang mungkin bisa membuat aku bertahan

Tapi itu dulu,
Tiap saat pertanyaan itu bisa datang
Aku sudah ditempa dengan matang


Inilah aku dengan segala usahaku
Orangtuaku gak pernah salah
Dia khawatir dengan keadaan anaknya
Dia khawatir dengan keamanan anaknya
Dia khawatir dengan masa depan anaknya
Satu-satunya


Andai mama bisa tau
Andai bisa dengar ini langsung

Ma... biarkanlah aku
Biarlah Allah yang mengurus hidup dan matiku
Sering aku berfikir disetiap perjalananku di luar rumah
Aku akan mati syahid disitu

Panas hujan aku terjang
Dalam basah kuyup aku terus berkata "Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”
Karena hujan tak berhak dicerca dan dicaci
Aku cuma yakin ada alasan Allah kalau sampai sekarang belum ada atap yang menaungi dari dinginnya hujan

Ma..
Menafkahimu adalah kewajibanku
Semua yang masuk kedalam rumahmu harus aku pastikan dari sumber yang halal
Ma...
Kelak aku akan dimintai pertanggung jawaban atas anakku
Apa yang dimakannya, dengan apa aku membentuknya, apa yang dia pelajari, semuanya

Ma...
Aku mau jadi makhluk yang bermanfaat
Aku butuh membantu orang lain sekecil apapun bentuk materi yang aku dapat
Dari sejenis harta berupa uang walaupun cuma sekedar menanamkan senyum di hati seseorang

Ma...
Aku perlu belajar
Imanku akan merosot tajam tanpa asahan-asahan majelis-majelis ilmu
Bahkan sampai harus merelakan banyak waktu
Termasuk waktumu


Ma...
Waktu kecil saat tidak paham apa-apa
Aku yakin penyebab kebahagiaan, harta yang melimpah, kenyamanan-kenyamanan itu sumbernya dari Papah
Dari umur 10 tahun sampai detik ini mah aku masih bisa hidup dan bahagia dengan caraku sendiri
Ma.. bukan mah ,bukan Papah sumber keamanan, sumber kebahagiaan masa depan

Ma...
Jangan pertanyakan Allah sampai kapan aku tidak aman
Aku aman mah percayalah
Allah sayang sama aku, itu kenapa aku bisa berjalan mengejar ilmu
Allah sayang sama aku, itu kenapa aku bisa membantu orang lain ini dan itu
Allah sayang sama aku, itu kenapa aku bisa membagi ilmuku
Allah sayang sama aku
Allah tau rezeki ku
Allah tau keamananku

Kalau pun sampai habis umurku
Syahid sudah jadi cita-citaku
Biarkan aku mati dalam keadaan membela keluargaku
Biarkan aku mati dalam keadaan memenuhi nafkah dan tanggung jawabku
Biarkan aku mati dalam lelah dan peluhku
Biarkan aku mati dalam perjalanan menuju agamaku
Biarkan aku mati karena melindungi mu Mah....

Aku dan masa depanku akan terus aman
Aku yakin Allah bersamaku
Kasih sayangNya, ilmuNya... semua yang patut aku syukuri telah diberikanNya


Tenanglah Ma...
Biarkanlah aku

Kamu.

Bicara denganmu
Adalah sesuatu yang selalu aku tunggu
Apapun akan aku lakukan untuk bisa sekedar bicara
Ingin.. Ingin sekali rasanya menumpahkan semua isi di kepalaku
Menghabiskan seluruh ideku
Untuk sekedar aku ceritakan sama kamu
Untuk menghabiskan waktu ku sampai menuju 12 itu

Ntah kenapa waktu hanya berhenti di angka 12
Seakan tau 12 angka yang selalu berarti buat aku
Sekarang 12 menjadi pengingat antara aku dan kamu

Duniaku hampir runtuh 
Sekejap setelah aku tau ceritamu itu
Selalu terbersit di kepalaku
"Apakah ada yg lain selain aku?"
Dan ternyata kepalaku selalu menang
Ya ... Ternyata memang ada yang lain

Kamu.
Aku mau permainanku berhenti disini.
Sesuatu yg gak pernah aku harapkan untuk terhenti
Kamu tidak perlu memilih
Aku Benci Untuk Dipilih
Kamu
Memang sudah seharusnya mendapatkan yang terbaik
Sedangkan aku adalah pilihan terburuk dari yang paling buruk
Kamu
Memang sudah menentukan sebelumnya
Jauh sebelum aku datang mengusik hidupmu

Tidak perlu memikirkan aku
Itu pun kalau kamu memang meluangkan waktu untuk berfikir tentang aku
Aku tidak akan hancur
Aku tidak akan sakit
Aku sudah ditempa keras oleh masa
Aku bisa menata pikiran dan hatiku sendiri
Aku mampu sendiri
Mengulangi hidupku seperti dulu lagi

Bertemu kamu hal yang paling lekat diingatanku
Orang yg berhasil merubah warna hidupku
Bahagiamu menularkanku
Membahagiakanku...
Bersembunyi dibalik senyumku
Di balik perasaanku

Kemudian permainan ini aku mainkan
Mencoba mengisi bahagiamu
Sebesar rasa yg diam-diam aku ambil dari kamu
Tujuanku satu
Mengembalikan semua bahagia yg ada di aku
Ingin, setidaknya kamu tau
Sebesar itu yg selama ini berada disitu

Otakku memaksa ini itu
Dan semuanya tepat waktu
Tepat disaat berita itu sampai ke aku
Semuanya sudah kembali ke kamu

Otakku sudah tidak mampu memberi definisi
Bahkan sekedar untuk membedakan arti
Dari rasa yg muncul di hati

Yang tertinggal hanyalah kata demi kata
Yang terus berputar
Bagai memori yang tidak berhenti mengulang
Semua yg tidak akan terulang

Permainan pun selesai sampai disini
Tepat disaat aku harus berhenti
Tidak ada obrolan yang dinanti
Aku memilih sembunyi lagi.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...