Boring!

doc.Google


Boring boring boring!
Ohh it's been a while, i don't have time to write a blogpost . A quick update, i was pregnant and it's a boy, young bright smart one. So i've been super busy taking care of him. He's 6 months now and having his very first solid meal.

Someone out there might love to living in my life right now. Full time mom, have a super cute baby boy, living in the safest place with no earthquakes or something like that. Yes, i'm grateful for that.

I'm having a baby, sounds funny right? Exactly, when i said i don't believe in marriage, i get married. When i said i don't have plan to have a baby, boom i'm pregnant. Things got pretty conversing now.

I told you i have to learn before i have a baby, so i can be a good mom. Now i got pretty tired. Dealing with crying every single time is not easy yet frustating. For an auditory person like me, sounds of crying is lil bit overwhelming. Can you imagine everytime you want to move yourself, going to the bathroom for example, suddenly he cries. But when you're sitting nicely next to him waiting, perhaps he will wake up and cry, nothing happen. Everytime i thought he was in a deep sleep, and start to turn on my laptop, he cried. It's like AAARRRRRGGGHHHHHH!

I only got 2 hands. I do everything, cleaning up my room, changing diapers, hug him when he cries, make him fall asleep so i can do the other chores during daytime. At noon my mom helps me, i can't expecting she would help me everytime, which hurts when she doesn't. She's busy, more than i do. It's annoying when the only person i can rely on have something they think more important to do than helping me out, which normal since it's my own son, my responsibility anyway. And I have to cry all day and feel extremely tired aaaand nobody cares about it.

Don't ask silly question, i will leave your deduction alone and don't try to ask me about it. I know you have question and i'm not going to answer it.

About my son, no matter how annoying when he's crying and whinning, he is sooo lovely. We can spend all the time cuddling and laughing together. His act is pretty funny, he can suddenly laughing so hard with no reason everytime we look at each other. It's like when you had crush on  someone and your eyes meet all of a sudden you're smiling and so does he. Instead of smiling we're laughing, even when he fell asleep and he's about to close his eyes but he looks at me and laughing and continue to sleep again the next second. Ahh how funny is that. Lucky me by the time he gets older people start to think that his face is much more similar to me. Yay me!
But still i can't handle his tantrums, at the time he's crying, the time when i'm super tired but he woke up in the middle of night whinning at nothing or playing when it's sohard to open my eyes, leaking diapers too especially in the middle of night. It's bother me when he seems to be the boss of my world. I don't have time to do my things, i don't even have "Me Time". I only have time when he is in a deep sleep and then he will cry at anytime. It's always all about him, my time, my body, everything. Everything is hard, to hold myself not to yell or angry is even harder. I wish i can be a better mom in the future.

Then i realize when he got flu or anything, he just a small baby who rely on me each and everytime. I wish i can afford nanny so i can focus on being a good mother rather than focus on taking a deep breath not to angry. Ahh poor son, sometimes when i'm sad he touches my face and smile. I assumed he always know what i feel and he always there trying to be nice everytime.
And about me and my mom, arggh still the same as the old time. Seems like we always agree to disagree. It's hard to understand her way of thinking and even her words. So does she, she seems can't understand me. And we always argue at everthing especially things about my son. Even a small unimportant thing like my baby's outfit for today make us argue, we always like that. But we also have time when we agree at each other, share stories and laugh. We have bad times too obviously, especially when we have to yelling at each other when we argue, ended up with me crying because of her words. Bad day for an auditory person like me, i will always remember every words that came out from everyone's mouth and it hurts me. Or having a "nobody talk here" day and it's so annoying. I need someone to talk, someone who listen, someone who will always help and my mom is not a good companion for it.

So here i am, talking to the screen, bored.

Spending most of my time in my bedroom without even bother to going out, i don't know why i always lost my time even when i have nothing to do, instead of taking care of my son. I wish i have 24hrs without falling asleep so i can do whatever i want. It's been nearly a year and a half i don't get a job to do, i need money to pay my bills, money for my baby needs, money to eat, money for everything arggggghhh things get even harder each day when i got sick everytime. Nothing serious but still make my body feel so unwell to do anything.

At least i have Sherlock series to read and watch. It makes me happy to be able to use my brain to think and analyze something. I've been working on my cv thou, people think i'm over qualified so they don't hire me. I desperately need a job or at least something to make my brain on again, or i will doing it for money. But i have to get a nanny first before i get a job. Again i can't rely on my busy mom. I wish people buy my house so i will have something that earn money for living.
How dull!

What my future holds?

doc. Google

Semakin dekat dengan due date entah kenapa semakin banyak pikiran-pikiran yang mengganggu. Salah satunya masalah yang paling vital untuk di pikirkan yaitu soal masa depan.

Setelah ini masa depanku mau dibawa kemana?

Pertanyaan itu terus terngiang-ngiang di kepala pagi, siang, malam tanpa ditemukan jawabannya. I’m a planner. Pusing rasanya hidup tanpa plan sedangkan aku orang yang sangat stick to the plan. Apa daya gak semua hal dalam hidup bisa di masukkan dalam plan yang pas. Buruknya lagi saat ini aku belum punya plan cadangan apapun menghadapi situasi seperti ini.

Dulu menyelesaikan skripsi adalah satu-satunya goal terbesar yang harus diselesaikan. Ya apa lagi yang mau dicari disaat kamu adalah mahasiswa semester akhir dengan segudang pengalaman, segudang sertifikat, punya kerjaan tetap dan kesibukan yang cukup menyita waktu dan all you have to do satu-satunya adalah menyelesaikan skripsi.

Apalagi waktu itu skripsi yang aku tulis termasuk mudah dalam proses penyelesaiannya. Cuma butuh waktu beberapa jam didepan komputer dan masih bisa santai-santai. Beda dengan mahasiswa tingkat akhir lain yang kesulitan nyelesain skripsi bahkan menamai skripsinya dengan “skripshit”, aku malah menikmati menulis skripsi dengan santainya bahkan dosen pembimbingnya way more extreme santainya daripada aku. Setiap bimbingan cuma bilang “Ya saya baca dulu”, setelah di baca “Ya silahkan lanjutkan, perhatikan susunan pengetikan, footnote sama huruf kapital”. Sampai halaman terakhir beliau cuma bilang “Ya sudah beres”.

Setelah penantian cukup lama akhirnya sidang skripsi juga. Sidang yang cukup ditakuti mahasiswa tingkat akhir itu juga berjalan sangat mulus buat aku. Pertanyaannya simple cuma sekitar kenapa begini, kenapa begitu, menurut anda bagaimana dst. Sampai akhirnya saya resmi bergelar S.Sos dengan kalimat terakhir “Dengan sangat terpaksa anda dapat nilai A, seandainya ada yang lebih dari itu atau A plus pasti anda dapat nilai itu”. Ya berakhir dengan cukup indah.

Selanjutnya dengan berdalih demi memperbaiki kualitas gizi dan kesehatan serta keinginan untuk mempermudah hidup yang mulai kurang baik dari segi fisik dan mental akhirnya aku pulang ke Samarinda. Dengan sangat terpaksa kabur dari kantor meninggalkan rutinitas yang sebenarnya amat sangat aku cintai.  Dan disinilah aku sekarang  terperangkap di dalam rumah.

Kadang perih juga rasanya waktu dengar kata-kata “Kamu kan gak punya teman!”. Ya harus diakui di Jakarta aku (seperti) gak punya teman karena harus terdampar di ujung Jakarta Selatan disaat orang-orang yang aku kenal semuanya tinggal di kawasan Jakarta Utara dan Pusat. Boro-boro bisa hangout, ke kampus aja butuh 1,5 jam naik motor. Ya semua demi menunjang kerjaan, apa daya punya kantor di Jakarta Selatan dan harus on time.

Sampai di Samarinda kembali gak punya teman. Aku lupa kalau teman-temanku itu masih anak muda yang punya tanggung jawab besar untuk menyelesaikan kuliahnya dan punya sambilan penting untuk membahagiakan pacar-pacarnya. Jadi hampir seluruh waktunya di dedikasikan untuk kuliah dan pacar, kalau beruntung baru bisa di sisihkan sedikit untuk nemenin aku. Paling juga yang sering datang si Leni juragan kue yang selalu tiba-tiba datang jadi pemadam kelaparan dengan kue-kue bikinannya. Mau ke tempat keluarga gak punya kendaraan. Dan kulitku terlalu manja untuk mau bersenda gurau dengan panas teriknya matahari Samarinda yang dekat dengan garis khatulistiwa ini.

I can’t believe this is happening. Aku orang yang sejak SMP selalu menghabiskan hidup di luar rumah bahkan sampai harus menerbangkan diri ke Amerika karena ambisi untuk tidak tinggal di rumah terus-terusan dan akhirnya menemukan hidup yang keras tapi menyenangkan, merantau hidup sendiri di Jakarta ini sekarang terperangkap di dalam rumah selama berbulan-bulan. Rasanya 11-12 sama Edward Cullen yang keluar rumah cuma kalau ada perlunya aja.

I’m getting bored, you know!
Dengan status sebagai pekerja invisible antara ada dan tiada yang rasanya seperti freelancer karena gak standby di kantor, gak dikasih tanggung jawab besar lagi, gak ikut rapat dsb. Sedangkan aku orang yang paling gak bisa diam, lebih senang menguras otak dan tenaga. Menghabiskan hari cuma sebagai blogger diri sendiri.

Dengan status married tapi malah seperti jomblo karena long distance. Rasanya non sense, we are married but seperated thousand miles away from each other. Apa bedanya sama teman-temanku yang belum married dan masih jomblo -____-. Ditambah sekarang menanti due date sambil masih mempertanyakan tentang masa depan.

Setelah ini mau apa? Mau ke Jakarta untuk wisuda, lah terus gimana setelah itu? Mau ngapain?

I’m young and refuse to realize that I’m getting older by situation. Aku masih merasa muda walaupun situasi menuntut aku untuk bersikap lebih dewasa. Disaat para young-single and free di luar sana sedang sibuk dengan paspor dan tiket liburan, aku sibuk belajar cara menjadi orang yang terbaik untuk keluarga.

doc. Google

Bingung masa depanku mau dibawa kemana. Bukan cuma masa depan bahkan masa mudaku mau aku bawa kemana? Apa setelah ini aku bakal kerja? Kerja apa? Balik ke kantor di Jakarta? Stay di Samarinda? Cari kerjaan baru? Jadi PNS?

Atau setelah ini aku bakal stay dirumah aja sampai waktu yang tidak bisa ditentukan kaya sepupu-sepupuku yang lain? Atau menghabiskan masa mudaku jadi ibu rumah tangga? Belajar resep terbaru, cuci baju, ngurus popok dan membiarkan semua urusan finansial jadi tanggung jawab suami?

Terus gimana dengan impianku? Ambisiku? Keinginanku untuk keliling dunia? Otakku dan segala pengetahuan yang aku punya, apa bakal dibiarin nganggur gitu aja? Kehidupanku? Aku sama suami apa bakal terus-terusan long distance begini?

Karina bilang kita gak bakalan bisa dating lagi kaya dulu. Mamah bilang ya sabar aja kalau mau travelling tunggu nanti anakmu udah SMP baru silahkan aja jalan-jalan toh gak ada yang perlu diurus lagi. Lah kalo gitu masa mudaku dihabisin gitu aja dong, nunggu tua baru bisa senang-senang? Kalau sudah tua mana ada yang mau nerima kerja, tapi kalau kerja sekarang urusan rumah nanti kacau balau.

Semua pertanyaan-pertanyaan itu terus saja menggantung di otakku. Setitik pun petunjuk atau bahkan inspirasi untuk bisa melangkah ke arah mana lagi setelah ini gak keliatan.

Semua hal berjalan tanpa direncanakan. Besar dorongan dari dalam diri untuk berfikir “Sudahlah gak usah pusing-pusing dipikirkan biarin aja Allah swt yang ngatur semuanya, skenario apapun itu jalani aja nanti mau diam dirumah atau kembali sibuk, mau menjalani masa muda atau menggapainya pas udah tua nanti. Everything will be just fine”. Tapi aku cuma manusia biasa yang butuh kejelasan, gak sabaran dan terlalu berambisi atau bahkan terlalu iri dengan pencapaian orang lain.


Oh Allah swt just please help me to calm my mind and live peacefully with whatever your plan is.

Introducing Ryan



doc. google


Holaa…
Dalam kesempatan menulis yang sengaja di sempat-sempatkan kali ini aku mau nulis tentang “Introducing Ryan”. Ryan disini buakan Ryan Seacrest tapi Ryan Adriandhy. Mungkin sebagian dari kalian banyak yang belum tau siapa dan bagaimana Ryan, apalagi yang berdomisili di daerah luar jawa. Atau udah kenal tapi sebagai Ryan di “Malam Minggu Miko”. 

doc. google


Apapun itu aku harap kalian menikmati tulisan ini, aku bukan keluarga, kerabat dll I’m just a human who appreciate people with amazing talent. Semoga membuat kalian interesting untuk dateng di shownya Ryan di kota masing-masing. So here it is….

Pertama kali aku ngefans sama Ryan itu rasanya sama kaya waktu aku kecil ngeliat acaranya Elmo terus langsung suka aja, atau waktu pertama kali denger lagunya Michael Buble atau pas pertama kali nonton film yang ada Adam Sandlernya, ya begitulah rasanya suka aja.

Why you should love Ryan Adriandhy? Ini fakta unik yang bikin kalian penasaran sama Ryan, Ryan itu punya segudang talent. Apa aja sih :

1.     Dia orang paling cerdas dan paling lucu diantara para Standup Comedian yang terkenal di Indonesia. Kalau gak percaya kalian harus datang di Standup Show yang dia adain. FYI Ryan jarang ngadain show jadi kalian beruntung kalau Ryan sempat ngadain tour di kota kalian.

doc. google


2.    Selain itu dia jago gambar, animasi atau apapun itu lah namanya. Intinya apa yang dia coret hasilnya bagus banget. Karena emang dia lulusan jurusan seni dan design.

doc. http://tmblr.co/ZnZuMyfrZtTw


3.    Dia lelaki yang sangat romantis. Di balik brewoknya yang sangar itu (kalau lagi brewok penuh) siapa yang ngira kalau dia romantis banget. Ini terbukti dari berbagai hadiah dan surprise yang pernah dia kasih ke orang-orang yang dia sayang. Untuk yang satu ini cari tau sendirilah. (Hint: aku sempet baca cerita pacarnya pas ulangtahun hiihihi) seluruh cewek pasti pengen di treat se romantis Ryan.

4.    Mungkin karena kecerdasannya yang luar biasa, Ryan jadi penulis yang luar biasa juga. Silahkan intip tumblr dan twitternya Ryan di @adriandhy : http://adriandhy.tumblr.com/ dan nilai sendiri kualitas tulisannya.


5.    Siapa yang nyangka ada standup comedian yang lucu, jago gambar, romantis, jago nulis dan juga jago nyanyi. Suaranya gak kaya penyanyi standar, pertama kali denger cover akustikannya Suit and Tie JT punya Ryan itu suaranya seksi banget kaya bukan orang (?). Gak percaya? Dengerin nih soundcloudnya Ryan : https://soundcloud.com/ryan-adriandhy/ceritanya-nge-akustikin-suit dan hasil aku ngehancurin coverannya Ryan : https://soundcloud.com/fitra-elnurianda/ceritanya-ngeduetin-ryan hahahaha my bad :P

6.   Dan Ryan bisa nge copy impression berbagai tokoh film dan animasi dan siapapun yang dia mau dengan sangat baik. Check : https://soundcloud.com/ryan-adriandhy/lets-try-rowan-atkinson


7.    Kayaknya 6 aja udah cukup banyak deh.

Aku tau Ryan itu dari acara audisi Standup Comedy Indonesia di Kompas TV yang paling pertama tahun 2011. Mungkin waktu ini belum banyak yang tau soalnya Kompas TV baru mengudara di beberapa daerah doang termasuk Jakarta. Pertama kali liat Ryan di hari pertama audisi, waktu itu dia dengan karakter anak muda Jakarta yang gaul pose di depan mobil sambil narsis. 

doc. Google


Trus aku bilang “Lah ini bukannya Ryan yang suka mention-mentionan ama Raditya Dika? Lah ini ada Ernest juga, lah kalo begini mah Ryan yang menang” Ntah hantu sotoy mana yang bikin aku ngomong begitu. Tapi ternyata terbukti selama acara itu yang namanya Ryan selalu bikin juri terpesona dan gak pernah ada di urutan terbawah sama sekali. Salah satu yang sangat terpesona tiap minggunya ya siapa lagi selain juri paling cantik bintang iklan “Cantik itu Kulit Mulus Bebas Bulu” mungkin Ryan bulunya gak keliatan waktu itu.

doc. Google



Selain Ryan yang aku favoritin itu Sakdiyah, sayang dia keluar duluan karena harus fokus nyelesain kuliah. Dan akhirnya keluarlah Ryan sebagai pemenang SUCI 1 (Standup Comedy Indonesia, bukan suci suci apaan). 
Di mata aku Ryan ini agak special orangnya. Disaat yang namanya Standup Comedy lagi booming di Indonesia dan setiap tv swasta berusaha untuk bikin acara yang sama, jarang aku liat Ryan tampil di tipi bahkan bisa di bilang gak pernah selain di Kompas TV. Itulah mungkin yang bikin Ryan jarang dikenal orang, secara Kompas TV itu susah dapet sinyalnya. Buat kalian yang tinggal di Samarinda dan dirumahnya itu pakai Tepian TV kabel sudah dipastikan kalian gak tau apa itu Kompas TV, aku tau bagaimana rasanya gak punya channel itu dirumah :\ . Silahkan nonton :




Tapi itulah specialnya Ryan, pada akhirnya di Kompas TV dia punya show sendiri namanya “Ala Ryan” ini acara keren banget yang paling lucu itu sesi games yg ngelanjutin cerita dari tulisan yang di kertas. Pokoknya kalau mau liat Ryan itu di Kompas TV dijamin puas deh.


doc. Google


Setelah setahun menunggu setelah dia di daulat sebagai pemenang acara Standup Comedy Indonesia Kompas TV tahun 2011, tahun 2012nya akhirnya Ryan bikin solo performance nya yang pertama di Jakarta. Aku girangnya minta ampun baru berapa menit setelah online order tiket acaranya Ryan di buka aku langsung booking saat itu juga. No doubt deh pokoknya yakin aja acaranya bakal keren banget. Ternyata bener acara yang dinamain “From Tiny To Funny (FTTF)” tanggal 14 Juni 2012 di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail itu beneran keren maksimal !!! Diadain cuma 2 kali show dalam sehari bikin kita kangen mau liat lagi dan lagi.


doc. Google


Yang nonton acaranya juga keren-keren, jadi aku nonton bareng Pandji, anak-anak Standup Comedy Indonesia Kompas TV, Indro Warkop dll. Acaranya dibuka oleh 2 comic terkenal, yang satu ganteng yang satunya lagi cerdas, Boris Bokir dan Gilang Bhaskara. 


doc. pribadi

doc. pribadi



Openingnya aja sudah memuaskan ternyata shownya jauh lebih mengundang standing applause lagi. Seumur-umur nih ya aku gak pernah liat acara standup comedy di Indonesia yang menggabungkan tekhnologi audio visual dan comedy tunggal. Biasanya para comic cuma berinteraksi sama standing mic dan penonton kalau shownya Ryan beyond that border. Yang lucu banget pas part Power Ranger sama impression 38 karakter yang ajaib banget.


doc. pribadi


Pokoknya bagi kalian terutama yang berbakat sebagai standup comedian, baik itu pemula atau yang lagi niat banget, kalian harus nonton shownya Ryan banyak hal yang bisa kalian pelajari. Setelah shownya yang pertama di FTTF selesai gak ada seorangpun yang nyesel udah datang kesana, semuanya ngasih standing applause atas show yang luar biasa gila. Gak ada kesempatan untuk kalian gak spontan ketawa sepanjang show. Pokoknya luar biasa pake banget!!!






doc. pribadi

Buat aku kekurangan Ryan dari dulu cuma satu. Dia kalau ngomong speednya cepet banget, tapi kalau aku sih ngeliatnya bagus jadi dia gak ngasih jeda untuk orang berhenti ketawa, cuma masalahnya untuk orang-orang yang lola (loading luaama) mungkin agak susah karena otaknya jadi bingung mau mikir apa yang di denger dulu baru ketawa atau ketawa dulu baru mikir apa yang dia denger.



Yang pasti jangan kelewatan untuk dateng ke “Take A Closer Look” Tournya Ryan. Jadwalnya bisa kalian check disini : http://www.youtube.com/watch?v=7E2kLIYRS3Y&feature=share  dan beruntunglah kalian yang kotanya bisa disamperin sama Ryan karena Ryan jarang banget bikin tour kaya gini. Tahun kemaren aja cuma sehari dan cuma ada di Jakarta, untuk tahun ini ada di beberapa kota.

Semoga tour tahun ini akan sama bahkan jauh lebih keren daripada FTTF tahun kemaren, semoga juga ada kombinasi audio dan visual yang keren kaya tahun lalu. Overall aku percaya Ryan bakal ngasih show yang berbeda dari comic-comic yang pernah kalian liat sebelumnya. So goodluck Ryan terutama untuk show di Kalimantan Timur khususnya Samarinda. Aku doain semoga pas hari H itu gak banjir dan gak mati lampu, karena kalau udah banjir ama mati lampu Samarinda kaya Gotham City abis di take over sama si Bane, sepi susah ribet aja dah pokoknya. Semoga yang mati lampu itu rumah-rumah yang lain jadi mereka tergerak untuk datang ke shownya Ryan sekalian numpang ngecharge hp daripada nungguin lilin di dalam rumah.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...