Tampilkan postingan dengan label muda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muda. Tampilkan semua postingan

Enjoy Your Moment - My B.day Gift From Kak Iyank (REPOST)

You can read the original post here



Yesterday on twitter, my junior when I was in college asked me to write about 20-yo young woman should do and what will happen :)
If I may answer: JUST HAVE FUN!
I don’t know why on earth she asked me this tricky question :) I accept that as a compliment. Hence I know it is also a burden. So thank you, my dear Fitra *jitak palanya*
Ok I will try. However, I’m not a life coach. You have to find your own rules ;)
When I was 20, I was trying to finish my final paper and enjoying Bali a lot :D
Before I write my final paper to obtain my S.Sos, with one of my best pals, Rana, I ran to Bali for 8 days!
Bisa dibilang itu salah satu perjalanan paling berkesan di hidup gw. Mungkin karena itu juga moment perpisahan sama Rana, before she moved to London. Jadi ya menggila segila – gilanya lah kita!
Duit gw ga banyak kala itu, so we rented a cheap hotel and Rana helped me a lot. But I’m easily pleased person, indeed. Jadi biarpun cuma nongkring di Legian sambil nenteng Heineken (DULUUU) dan pake sendal jepit, gw bener2 menikmati setiap moment. Naik motor kesana sini sampe end up di Soto Ceker Kuta yg cuma 11 rebu.
Rana dan Bali adalah paket yg ngajarin gw untuk lebih mencintai Tuhan dan diri gw sendiri. Dan ketika itu gw semakin tau, bahwa kenikmatan dunia ya cuma kenikmatan dunia aja. Ga ada terusannya setelah itu. Gw sama sekali ga nemu apa lagi untungnya. Mabok misalnya,  selain muntah2 di depan bule dan pusing ampe besoknya jam dua siang baru bangun,  toh gw tetep harus pisah sama Rana. Harus balik ke Jakarta dan bertanggung jawab sama empat tahun kuliah gw. Ga ada tanggung jawab hidup yg berkurang setelah kita bikin dosa! Hahaha!
Tapi begitulah kesalahan, dia menjadikan kita pecundang juga mengajari kita kehebatan. Gw ngerasain sendiri betapa ga ada gunanya hal – hal itu dulu. Then I have that trigger now, to be a better person.
Tapiiiii, Bali juga tempat  nikmatin sunset, liatin orang upacara keagamaan dan menikmati keindahan laut yang bikin gw bersyukur atas hidup yg sedang gw jalani dan tmpt gw berjanji  untuk siap menjalani apapun ketika gw pulang nanti.



I’m truly grateful!
So, Fitra, or anyone who kindly take your time to read this blog, you really should enjoy your moment. Mungkin itu jawaban gw.
Umur 20 (atau umur berapapun sih, sebenernya) adalah masa yg tidak akan pernah berulang. Pikirin segala sesuatu sesuai porsinya. Jangan sampai lo mikirin mau jadi apa setelah lulus trus lo lupa bermimpi di masa sekarang. Justru apa yg lo dengar, apa yg lo lihat, apa yg lo nikmati sekarang akan menentukan mau jadi apa lo nanti di depan. Live your own life. Jangan sampe lo mikirin gmn kawin nanti trus lo lupa membekali diri di masa sekarang. Justru apa yg lo bangun, apa yg lo percayai, apa yg lo kehendaki menentukan bagaimana elo mengatur rumah tangga nanti dan mencari karakter pasangan yg bisa menerima itu semua.
20-yo is a glorious age! People pay so much attention to you. And so do you. Serap sebanyak – banyaknya. Ambil yg baik, buang yg ga cocok. Bukan jelek lho, kita ga berhak mengadili. Mungkin ya ga cocok aja sama kita, lebih baik dibuang. Hidup itu gampang. Keep what makes you happy and leave what makes you not. Ada tiga hal yg ga perlu lo khawatirkan krn itu sudah Tuhan atur: Hidup mati, rejeki dan jodoh. Fokus aja untuk usaha. Don’t stop dreaming and don’t you ever dare to stop believing in your dreams! (Asssiiikkk, udah kaya motivator2 di tipi ya gw?? Hahaha).
Satu hal yg paling penting menurut gw: Karakter itu terbentuk di usia 20, bukan?
Jadilah perempuan yg menikmati hidup dengan rasa syukur atas hal – hal kecil. Yang mencari penghidupan dengan menghargai kehidupan. Yang berjuang keras untuk mengarifkan hati dan bukan mencari nilai. Percayalah bahwa setiap orang punya kebahagiaannya masing – masing. Tuhan adalah satu – satunya YANG PALING ADIL. Jadi berhentilah terlalu khawatir.
Terakhir,
Thank you Fitra, untuk bertanya apa yg hrs dilakukan di umur kamu sekarang. Ini mengingatkan saya bahwa saya pernah punya moment yg baik di hidup saya. Dan itulah yg saya syukuri. Jadi buatlah moment2 terbik di umur km sekarang, krn itulah yg akan km syukuri nanti.
With all shape of love,
Your hot 24-yo friend, Iyank.

Counting The Time Down




I’m scare, just like when I was 9 years old scared to pass the exam and become the 6th grader. I told my dad about that and he laughed.
I don’t like the idea of getting old. I always want to be like Peter Pan. Got to go to neverland, having so much fun, playing around, laughing and find something adventures to do.

For me growing old is open up a chance for someone to think that you have to be mature, be better, do the right thing …bla bla bla bla! I don’t wanna be like that. I have my own rights to become childish whenever I want, able to talking, crying, laughing, yelling, jumping, dancing and singing or do whatever I want to do. I hate expectation and that’s what people gonna do when you growing up. They can easily say “Hey you’re not child anymore”.

What is wrong of being whomever you wanted. Being childish doesn’t always mean selfish anyway. Sometimes young child smarter, wiser, not a liar and responsible on every single thing they do. Do you ever see children who play around and make a mistake, somebody cry and that young kid saying for apologies to the on who cry? Do old people do the same thing? I don’t think so.

I’m not gonna mention how old I am here (Just take a guess anyway) but in this young- old gonna be moment I just feel like I have done nothing in this world. I am still selfish, ignorance, emotional, not yet success or whatever amazing thing I should have done in my age. I’m too far away of being successful. For example Alanda Kariza, she’s amazing young, smart and also success. She always becomes Indonesian representatives of Youth generation in some of International Assembly. While I’m still sitting in front of my Mac, writing down silly thing and useless thought of myself here.

I still want to have some fun, go get my dreams, feeling free, and do a chicken wing everytime I feel amazing. I still want to be in my bedroom, take my pillow and cry all day. At the same time I want to be famous, want to be a writer, want to travel around the globe, want to have a lot of money and have some fun, want to be useful for other people, want to help this nation create peace and world order, want to speak a lot of language, want to take a lot of picture, want to sing a lot of song, everything.

Because I’m too upset for what I have done in the past 10 years. Well I changed a lot and I love it but I was too horrible than I suppose to be. I did bunch of mistake this year and it doesn’t mean I can’t stop doing the same mistake all over again.

I asked Google what should I do but none of them telling me how I am suppose to do. I asked God but shame on me I always ask for everything I need to Him, while I can’t give any single good thing to prove and make Him proud of me.

I feel like a total failed teenager. But it doesn’t make me give up that way. Life must go on, clock keeps ticking, earth still go round and round and I still have to grow up and face all the thing in front of me.


I might be scare but I am not a coward. I might be cry, childish or do the same stupid mistake over and over again, but I always want to be better or even the best person I can do.

I am not gonna give up. As I counting the time down, I believe I will be better than this. Also i'm grateful for everything i have.

Me and Marriage 2



So, if someday I will marry the cutest, kindest, the most handsome man in the world – there are a bunch of things I wanna do :

#dear my future husband DO NOT FREAK OUT – Think and READ THIS before you propose me to be your forever wife, this is only once in a life time so could you please make it come true xoxo *Kiss Hug :P

1.   The only ONE in the world

Before you propose me you should have know that I just want to be the ONLY WIFE you have. Jadi kalo kamu emang dari awal niat punya istri lebih dari satu DO NOT count me in, aku ga mau berbagi suami sama orang lain kalau bagi- bagi duit rela deh ok!

2.   Guest List


Ini mungkin bakal jadi hal tersulit selama persiapan pernikahan ( udah sering nyiapin pernikahan sekeluargaan) buat aku. Kenapa? Karena aku kenal banyak orang, semua pernah memberikan pengaruh buat kehidupan aku yang Alhamdulillah banget sekarang ini, terus bukan anak pejabat yang bisa ngebatesin undangan tega-tegaan gitu tapi juga bukan anak konglomerat yang bisa ngundang ribuan orang juga, jadi gimana dong? :P

Can you imagine how many people I should invite on my wedding day!

Ini belum semuanya -____-'

First nih dari keluarga Mamaku sendiri yang sodaranya aja lebih dari 10 orang beranak, bercucu, bercicit yang setiap acara nikahan itu kalau mau poto keluarga kameranya sampai ga muat, panggungnya ampe mau roboh saking rempongnya itu baru dari keluarga nyokap udah lebih dari 200 orang

Terus dari keluarga Papah yang notabene dari mereka lah hak perwalian nikah harus di berikan (Karna papah udah meninggal jadi keluarga dari papah yang harusnya jadi wali yang menikahkan aku) Dan itu samaaaa aja banyaknya ama keluarga mamah yang seabrek2 itu so itunglah 200 orang lebih juga

Temen-temen Papah dari yang orang yang aku kenal banget deket ama Papah sampai yang tau aku tapi aku gak kenal, dari kalangan pejabat sampai yang udah pensiun. Bayangin itu ada berapa yang masih panjang umur sampai sekarang, bisa-bisa se Kaltim pada dateng *tepok muka. Apa coba kata mereka- anak semata wayangnya Pak Nur nikah “Gw Gak Di Undang??? Serius LOH?” :P Lagian mereka semua udah banyak banget bantuin keluarga kita apalagi pasca papah meninggal dunia.

Temen-temen Mamah, okey yang satu ini aku masih bisa cut2 sedikit. Nyokap orangnya gak tegaan juga pasti semua yg kenal baik ama dia pasti diundang cuma aku bisa pastiin yang ini gak mungkin lebih dari 200 deh. Trus aku mau deh Ustadz Aam, Ustadz Yusuf Mansyur datang juga

Okey, itu baru dari pihak keluarga loh ya sekarang bayangin orang-orang yang aku kenal yang harus aku undang!


Aku pasti harus ngundang anak2 ATS ESQ dari Ayah, Bunda, Fosma, Teens, Kids, LC, Trainer, yang di Samarinda aja udah 100 lebih terus ATS yang kenal aku di Jakarta, trainer2 yang deket sama aku kalau bisa Om Ary G ama Oma-Opa juga dateng, mentok juga 200 orang

Harus ngundang temen2 jaman sekolah SD, Spansa, Smansa, Smaridasa, AFS chapter Samarinda. Yaaa Salaam itu buanyaaaaknya minta ampun! Bubuhan Ipa 3 aja nih ya udah 40an belum lagi anak2 MB Sinar Bahana yg dlu sering bareng2 mulu, belum lagi anak2 tekwondo, guru-gurunya, kepala sekolahnya yang semuanya udah pada baik banget sama aku, kenal sama aku.



Allright udah sebanyak itu aja masih belum selesai.

Aku harus ngundang anak2 Jayabaya dari anak-anak ZeroNine, Junior2, Senior2, Dosen2, Staff sampai Rektorat yang kenal sama aku ( Pertanyaannya siapaaaa yg gak kenal sama aku yg suaranya menggelegar kemana2 ini ??????) coba bayangin tanpa mereka ini gak bisa apa-apa aku sebagai mahasiswa. Angkatan aku aja ada 40 orang lebih tambahin aja semuanya bisa jadi 200 juga


Kudu harus ngundang anak2 AFS minimal AFS 51 yang 100an orang dari seluruh penjuru negeri itu, terus aku pengen Kak Taufiq Ismail, Kak Tanri Abeng, Kak Arif Rahman, Kak Imam Prasodjo, Kak Najwa Shihab, dateng.

Trus dari U.S Embassy Jakarta juga dari semua diplomat-diplomat yang aku kerja bareng Mr. Ted, Ms. Corrinne, Mr. Arend dll  sampai ke staff2nya kaya Mba Renny yg udah ngasih banyak banget event!


Dari kantor kudu ngundang orang-orang LPIA yang udah ngasih kerjaan ma gaji yang cukup buat hidup buat Bu Tika emaknya Sallsa sekeluarga apa lagi.

Temen-temen mahasiswa dari kampus lain terutama anak2 dari PNMHII yang terus2an ketemu di event2 HI di Jakarta dan sekitarnya yg udah ngobrol siang malem kadang bantuin ngasi ide skripsi.

Terakhir ini optional itu pun kalau mereka bisa dateng.

Orang2 yang udah jadi keluarga kedua aku selama di Amerika. Om- Tante dari KBRI Washington, DC dari Pak Dubes yang lama ( itu juga klo beliau masi inget aku) bisa jadi ngundang Pak Dino Patti Djalal, Om Dutamardin Umar, Om Kumis ama istrinya, Om Arif World Bank ama Mba Mira, Mba Dewi, Bunda Intan ma Om Iwan yang pahlawan banget,  Mba Lina, Mba Sri, Mba Mey, orang-orang Indonesia yang udah nyelametin hidup aku di negeri orang deh yang kenal sama aku ( Pertanyaannya lagi siapaaaa yg gak kenal akuuu? Wong aku klo bisa dioper-oper ke rumah mereka buat sleepover)

Trus anak-anak AFS DC Area dari seluruh negara, Host Family, Mom-Dad- Derrick-Dorean Nanny- sepupu2 aku tante2 ma om aku, apalagi anak2 paling gila  bareng di Walls kaya Victor E, Victor A, Juan G, Ana, LC, Camillo, Micaela, dll yg buanyak itu terus anak2 Walls yang kenal sama aku dari teacher, staff, junior , sophomore, senior, yang notabene lagi2 gak ada yg gak kenal sama aku.

Intinya kalo mikirin Guest List lebih dari 2000 orang yang ada mati duluan sebelum mikirin budget nikahnya HAHAHAHA! Itu nikahan apa training ESQ di Senayan?

3.   Prewed and Wedding Video Photography

Aku udah pernah deal2an ama Dian Pelangi di twitter kalau aku mau bikin Photo ama Video Pre Wedding ama pas prosesi Weddingnya ama dia. Kebayang dong punya poto ama video sekeren nikahannya Dian Pelangi :D Terus aku mau baju2nya dari Dian semua deh dari poto , Akad Nikah ama Resepsi, yang pasti resepsi aku mau perpaduan Batik ama Maroon gtu atau coklat, terus aku ga mau ada pelaminan konsepnya Garden Party gitu deh :D

4.   The Best Gift Ever


Aku mau nikahannya kaya nikahan Bobby kemaren. Jadi seserahannya sponsored by Apple inc, Guess, Victoria Secret, Wardah, Hermes, Canon kalo bisa sih kaya Kak Hans di depan pintu ada Jaguar nginclong ama mas kawinnya lengkap :P ( ga ada yg gak mungkin toh?buktinya ada)

5.   World Tour Honeymoon


Hahahahha!  This is part of my own dream setelah nikah aku juga mau tetep keliling dunia so everytime everywhere I go as long as I’m with you I call it honeymoon :D I want to always hold your hand and walk with you!

Well, yang baca pasti udah garuk2 kepala dari tadi, apa mungkin udah muntah aja hehehe. Seems muluk2 sih tapi ini sesuai kenyataan kok, kaya guest list itu emang orang2 yg aku kenal, perjanjian aku ama Dian Pelangi, seserahan yang pernah dikasih Bobby ama Ka Hans trus impian aku keliling dunia.

Itu kenapa aku belum mau nikah cepet2 dulu, I have all of this dream and I wanna make it come true. Aku mau kerja dulu yang bener selagi aku masih bisa ngumpulin duitnya buat semua ini, aku gak mau ngekhayal berharap2 punya suami milioner doang klo aku bisa kenapa harus berharap orang lain, kalaupun ada calon suami milioner belum tentu juga kali mau ama aku yang begini doang hahahha!



Yang paling penting itu calon suami yang bisa bikin bahagia di dunia n di akhirat, rejeki masih Allah swt yang ngatur kita cuma bisa usaha doang, tapi ibadah itu kita sendiri yang ngatur kita mau apa engga ngelakuinnya, klo mau di sayang Allah swt kita buktiin dulu pantes ga buat di sayang. Yang penting bisa jadi imam di keluarga bisa bahagiain Mamah, bisa nuntun anak jadi anak Sholeh.



Kalau bukan karena pengen ngejalanin hidup sama orang yang kaya gitu buat apa juga aku nikah kan, mending single happy :P

*I’m sorry about a lot of things you have to deal with. But I recognize the sacrifice. And I appreciate it, future husband. And I appreciate you not divorcing me the first time you see me talk to my stuff :P .Ps. I Love You!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...